Dua Keping Receh Seribuan

June 3 / 2015

Langkahku hari ini terasa berat. Tatapan mata semakin nanar untuk menerima garisan garisan cahaya menantang yang penuh semangat, terasa memudar di akhir bulan. Ya, hampir semua mahasiswa merasakan demikian. Akhir bulan adalah musuh terberat bagi kantung-darah yang sering disebut sebagai khiasan dompet di kampusku. Aroma nikmat terhembus begitu jelas pada indera penciumanku saat melewati gang Selera Ribuan Dagang begitulah orang menyebutnya. Ini adalah jalan terdekat menuju fakultas tepat diseberang tembok rumah kos. Bukan masalah tembok, ini berbicara sejengkal pada tubuh.

Jenis : Tulisan Topik : -, -, -
Share this post
Tentang WAHYU IRWANSYAH

Hutanta