KETULUSAN CINTA

June 3 / 2015

Hujan diiringi petir yang menggelegar membasahi kota Yokyakarta di sore itu, kota pelajar yang telah menjadi kota kedua bagi Keila semenjak dia diterima di UGM 2 tahun silam. Hati dan perasaan Keila begitu bergejolak bahkan air mata Keila seakan menandingi turunnya rintik hujan yang membasahi bumi mendengar pernyataan putus dari Bowo. ^Maafkan aku Kei...kita harus jalani keputusan ini...kamu terlalu baik bagiku..^ Bowo hanya bisa mengucapkan kata-kata yang dia juga sadar, apa yang diucapkannya itu tak bisa dijadikan alasan yang tepat untuk memutuskan Keila.

Jenis : Tulisan Topik : -, -, -
Share this post
Tentang Nelliza Haryanto

Hutanta