Festival Printemps Francais 2015

June 15 2015

Sejak 15 Mei Institute Francais d'Indonesie (IFI), yang merupakan pusat kebudayaan Prancis di Indonesia mengadakan gelaran perayaan berbagai seni visual dan seni pertunjukan hingga 16 Juni mendatang. Festival seni yang sudah rutin digelar setiap tahun tersebut bernama Printemps Francais. Gelaran ini sudah merayakan ulang tahun yang ke-10 pada 2014, tahun 2015 adalah awal dekade keduanya.

Yang menjadikan Printemps Francais kali ini semakin menarik adalah kolaborasi artistik berkelanjutan  Sarasvati (band indie Indonesia) dan Gran Kino (band indie rock Prancis). Sebelumnya mereka bertemu dan berkolaborasi di satu panggung pada Printemps Francais 2013. Dari pertemuan tersebut mereka bersepakat mewujudkan proyek seni yang akhirnya bisa ditampilkan di festival serupa di 2015.

Petualangan artistik sejak 2013 dengan segala hiruk pikuk diskusi dan obrolan mempertemukan mereka dengan sebuah naskah kuno Sunda yang berusia sekitar 600 tahun berjudul Bujangga Manik. Dengan bantuan Gran Kino, Sarasvati berhasil mendapat salinan naskah tersebut dari Perpustakaan Bodley di Universitas Oxford. Mereka sepakat merespon naskah kuno Bujangga Manik dengan intrepretasi baru melalui medium musik yang merupakan ekspresi seni mereka.

Bujangga Manik sendiri bercerita tentang seorang lelaki yang melakukan perjalanan spiritual mengelilingi tanah Jawa dan Bali. Naskah ini sangat berharga sebagai kajian ilmu pengetahuan karena menggambarkan geografi dan topografi pulau Jawa saat naskah dibuat, disamping juga penuh simbol dan makna.

 Selain pertunjukan musik Sarasvati dan Gran Kino, hingga 16 Juni mendatang festival Printemps Francais masih menyisakan beberapa pertunjukan. Pada 11 Juni ada pertunjukan dari trio alat musik tiup bernama Ensemble Trielen di Brain Academy, Semarang. Kota Bandung, Jakarta dan Surabaya masih menyisakan beberapa jadwal pertunjukan lain yang masih menjadi rangkaian gelaran Printemps Francais. Jadwal selengkapnya bisa dilihat melalui website www.ifi-id.com.

Sejak 15 Mei Institute Francais d'Indonesie (IFI), yang merupakan pusat kebudayaan Prancis di Indonesia mengadakan gelaran perayaan berbagai seni visual dan seni pertunjukan hingga 16 Juni mendatang. Festival seni yang sudah rutin digelar setiap tahun tersebut bernama Printemps Francais. Gelaran ini sudah merayakan ulang tahun yang ke-10 pada 2014, tahun 2015 adalah awal dekade keduanya.

Kategori : Berita Tags :
Share this post
Oleh: Puput

Karya Lain